Membangun sistem pelacak surya melibatkan merancang mekanisme yang menyesuaikan posisi panel surya untuk mengikuti gerakan matahari, memaksimalkan penyerapan energi.Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk membangun ** dua sumbu pelacak surya ** (yang melacak baik azimuth dan ketinggian):
Komponen yang Dibutuhkan
1. Panel surya Modul fotovoltaik yang akan dilacak.
2Mikrokontroler (Arduino, Raspberry Pi, ESP32, dll.)
3. Resistor yang Tergantung Cahaya (LDR) atau Photodiode (4x)
4. Penggerak berputar dengan motor gigi 24V (2x) atau motor stepper + driver untuk menyesuaikan posisi panel (satu untuk gerakan horizontal, satu untuk gerakan vertikal atau satu untuk gerakan vertikal dan horizontal).
5. Struktur pemasangan Sebuah rangka yang kokoh dengan sendi putar.
6. Pengatur tegangan (jika diperlukan) Untuk memberi daya pada mikrokontroler dan sensor.
7. Resistor (untuk sirkuit pembagi tegangan LDR).
8. Baterai (opsional) ️ Untuk memberi daya pada sistem ketika listrik tidak tersedia.
9Jumper Wires & Breadboard/PCB untuk koneksi sirkuit.
Tahap 1: Pengumpulan Mekanis
1Bangun Frame.
- Membangun dasar yang memungkinkan rotasi horizontal 360 ° (pengiringan azimuth).
- Pasang mekanisme miring untuk penyesuaian vertikal (pelacakan ketinggian).
- Pastikan strukturnya kaku dan tahan cuaca (gunakan aluminium atau baja tahan karat).
2. pasang panel surya
- Pasang panel ke bingkai menggunakan kurung.
- Pastikan panel dapat berputar dengan lancar tanpa penghalang.
Langkah 2: Pengaturan Sensor (Deteksi Matahari)
1. Letakkan 4 LDR dalam pola silang (Utara, Selatan, Timur, Barat) pada tepi panel.
Tutupi dengan tabung kecil untuk meningkatkan sensitivitas arah.
2. Kabel LDR ke sirkuit pemisah tegangan:
- Setiap LDR terhubung ke resistor (misalnya, 10kΩ) untuk membentuk pembagi.
- Output pergi ke microcontroller's pin analog.
Langkah 3: Kontrol Motor
1. Motor Horizontal (Azimuth) Servo atau motor stepper memutar dasar kiri / kanan.
2. Motor vertikal (tinggi) Servo lain mengatur sudut miring panel.
3. Sambungkan Motor ke Mikrokontroler
- Servo: Gunakan pin PWM (misalnya, Arduino `D9`, `D10`).
- Steppers: Gunakan driver motor (misalnya, A4988, ULN2003).
Langkah 4: Pemrograman Mikrokontroler
1. Baca Nilai LDR
- Bandingkan pembacaan untuk menentukan posisi matahari.
2. Sesuaikan Posisi Panel
- Pindahkan motor untuk menyeimbangkan pembacaan LDR (cahaya yang sama pada semua sensor).
3. Tambahkan Pelacakan Berbasis Waktu (Optional)
- Gunakan modul RTC (Real-Time Clock) untuk posisi matahari yang dihitung sebelumnya.
Langkah 5: Sumber Daya
- Gunakan baterai kecil (12V) atau baterai surya untuk menyalakan sistem.
- Jika menggunakan panel surya yang ditarik sendiri, pastikan pengaturan tegangan untuk menghindari kerusakan mikrokontroler.
Langkah 6: Pengujian & Kalibrasi
1. Uji dalam sinar matahari dan sesuaikan kecepatan motor / ambang LDR.
2Memastikan gerakan lancar tanpa getaran.
3. tahan cuaca elektronik (menggunakan kandang).
Alternatif: Pelacak satu sumbu (Simpler)
- Melacak hanya gerakan timur-barat (horisontal).
- Membutuhkan 1 motor dan 2 LDR.
Opsi Lanjutan
- GPS + Astronomical Algorithm untuk posisi matahari yang tepat tanpa LDR.
- Pembelajaran Mesin ️ Memprediksi pergerakan awan untuk pelacakan yang optimal.
Membangun sistem pelacak surya melibatkan merancang mekanisme yang menyesuaikan posisi panel surya untuk mengikuti gerakan matahari, memaksimalkan penyerapan energi.Berikut ini adalah panduan langkah demi langkah untuk membangun ** dua sumbu pelacak surya ** (yang melacak baik azimuth dan ketinggian):
Komponen yang Dibutuhkan
1. Panel surya Modul fotovoltaik yang akan dilacak.
2Mikrokontroler (Arduino, Raspberry Pi, ESP32, dll.)
3. Resistor yang Tergantung Cahaya (LDR) atau Photodiode (4x)
4. Penggerak berputar dengan motor gigi 24V (2x) atau motor stepper + driver untuk menyesuaikan posisi panel (satu untuk gerakan horizontal, satu untuk gerakan vertikal atau satu untuk gerakan vertikal dan horizontal).
5. Struktur pemasangan Sebuah rangka yang kokoh dengan sendi putar.
6. Pengatur tegangan (jika diperlukan) Untuk memberi daya pada mikrokontroler dan sensor.
7. Resistor (untuk sirkuit pembagi tegangan LDR).
8. Baterai (opsional) ️ Untuk memberi daya pada sistem ketika listrik tidak tersedia.
9Jumper Wires & Breadboard/PCB untuk koneksi sirkuit.
Tahap 1: Pengumpulan Mekanis
1Bangun Frame.
- Membangun dasar yang memungkinkan rotasi horizontal 360 ° (pengiringan azimuth).
- Pasang mekanisme miring untuk penyesuaian vertikal (pelacakan ketinggian).
- Pastikan strukturnya kaku dan tahan cuaca (gunakan aluminium atau baja tahan karat).
2. pasang panel surya
- Pasang panel ke bingkai menggunakan kurung.
- Pastikan panel dapat berputar dengan lancar tanpa penghalang.
Langkah 2: Pengaturan Sensor (Deteksi Matahari)
1. Letakkan 4 LDR dalam pola silang (Utara, Selatan, Timur, Barat) pada tepi panel.
Tutupi dengan tabung kecil untuk meningkatkan sensitivitas arah.
2. Kabel LDR ke sirkuit pemisah tegangan:
- Setiap LDR terhubung ke resistor (misalnya, 10kΩ) untuk membentuk pembagi.
- Output pergi ke microcontroller's pin analog.
Langkah 3: Kontrol Motor
1. Motor Horizontal (Azimuth) Servo atau motor stepper memutar dasar kiri / kanan.
2. Motor vertikal (tinggi) Servo lain mengatur sudut miring panel.
3. Sambungkan Motor ke Mikrokontroler
- Servo: Gunakan pin PWM (misalnya, Arduino `D9`, `D10`).
- Steppers: Gunakan driver motor (misalnya, A4988, ULN2003).
Langkah 4: Pemrograman Mikrokontroler
1. Baca Nilai LDR
- Bandingkan pembacaan untuk menentukan posisi matahari.
2. Sesuaikan Posisi Panel
- Pindahkan motor untuk menyeimbangkan pembacaan LDR (cahaya yang sama pada semua sensor).
3. Tambahkan Pelacakan Berbasis Waktu (Optional)
- Gunakan modul RTC (Real-Time Clock) untuk posisi matahari yang dihitung sebelumnya.
Langkah 5: Sumber Daya
- Gunakan baterai kecil (12V) atau baterai surya untuk menyalakan sistem.
- Jika menggunakan panel surya yang ditarik sendiri, pastikan pengaturan tegangan untuk menghindari kerusakan mikrokontroler.
Langkah 6: Pengujian & Kalibrasi
1. Uji dalam sinar matahari dan sesuaikan kecepatan motor / ambang LDR.
2Memastikan gerakan lancar tanpa getaran.
3. tahan cuaca elektronik (menggunakan kandang).
Alternatif: Pelacak satu sumbu (Simpler)
- Melacak hanya gerakan timur-barat (horisontal).
- Membutuhkan 1 motor dan 2 LDR.
Opsi Lanjutan
- GPS + Astronomical Algorithm untuk posisi matahari yang tepat tanpa LDR.
- Pembelajaran Mesin ️ Memprediksi pergerakan awan untuk pelacakan yang optimal.